Posted on

Alvaro Morata Kehilangan Fernando Llorente Dan Andrea Pirlo

Alvaro Morata Kehilangan Fernando Llorente Dan Andrea Pirlo

 

Alvaro Morata Kehilangan Fernando Llorente Dan Andrea Pirlo

 

Penyerang dari klub Juventus, Alvaro Morata, mengaku dirinya kehilangan Fernando Llorente dan Andrea Pirlo. Sementara Fernando Llorente lebih ke arah personal, berbeda dengan Andrea Pirlo yang disebutnya menjadi kehilangan besar bagi tim Juventus.

Juventus tercatat kehilangan beberapa pemain penting pada awal musim ini. Selain Llorente dan Pirlo, ada juga Arturo Vidal dan Carlos Tevez yang hengkang dari Juventus.

Kepergian para pilar ini tentunya sangat berperan besar dalam start buruk Juventus pada musim ini. Dalam 10 pekan pertamanya, Bianconeri hanya bisa meraih tiga kali kemenangan dan harus menelan kekalahan di empat laga mereka.

Pelan tapi pasti laju pemain asuhan Massimiliano Allegri ini kembali membaik. Sementara ini mereka mulai menapak naik di papan klasemen sementara Serie A, dengan menempati posisi ketujuh setelah sebelumnya sempat berkutat di posisi 17 – 15. Juventus sudah berhasil memetik lima kemenangan dan menahan kekalahan di angka empat dalam 12 pekan yang berjalan sejauh ini.

Bagi Alvaro Morata, kepergian dari Fernando Llorente dan Andrea Pirlo disebutnya adalah hal yang sangat terasa. Fernando Llorente secara pribadi telah berjasa membantu adaptasinya di Juventus musim lalu berjalan lancar. Sementara kepergian dari Andrea Pirlo diakuinya membuat kualitas tim sedikit menurun.

“Saat ini adalah musim yang lebih sulit dengan Juventus, terutama karena cedera yang menimpa para pemain dan karena saya tidak bermain dalam peran ideal saya. Tim ini kehilangan Pirlo dan Llorente,” kata Morata kepada El Larguero.

“Fernando Llorente sendiri, lebih kepada sudut pandang personal, tanpanya tahun lalu saya tidak akan tampil begitu baik. Saya mengirimkan padanya pujian atas golnya melawan Real Madrid, saya ikut senang untuknya tapi tidak untuk Real Madrid.”

“Sementara Andrea Pirlo adalah satu dari para pemain yang menjamin Anda 10 atau 15 poin per musim dari bola – bola mati,” tutupnya seperti dikutip Football Italia.

Posted on

Claudio Ranieri Minta Jamie Vardy Tetap Rendah Hati

Claudio Ranieri Minta Jamie Vardy Tetap Rendah Hati

 

Claudio Ranieri Minta Jamie Vardy Tetap Rendah Hati

 

Pelatih dari Leicester City, Claudio Ranieri sadar kalau salah satu pemain asuhannya, Jamie Vardy, tengah jadi buah bibir berkat performanya yang cukup bagus pada musim ini. Ranieri sendiri tidak berharap terlalu banyak dan hanya meminta Jamie Vardy agar tetap rendah hati dan tetap mempertahankan penampilannya seperti saat ini.

Vardy sendiri tampil sangat bagus musim ini di mana penyerang berusia 28 tahun itu sudah berhasil mencetak 10 gol yang membuatnya jadi Top Scorer sementara Premier League, lebih bagus dibanding nama – nama top seperti Alexis Sanchez, Diego Costa, atau Sergio Aguero.

Hebatnya Vardy selalu berhasil mencetak gol pada tujuh pertandingan terakhirnya dan membuatnya berdiri sejajar dengan beberapa pemain top di Premier League. Performa epiknya bersama Leicester City berhasil membuatnya dipanggil TimNas Inggris.

Menanjaknya karier Vardy, yang tiga tahun lalu masih bermain di tim Non League, membuatnya kini jadi perbincangan yang tidak hanya di Inggris tapi juga di Eropa. Wajar saja jika Vardy mulai dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa yang salah satunya adalah Real Madrid.

Real Madrid dikabarkan siap membuat penawaran bagus kepada Leicester City agar bisa memboyong Vardy ke Santiago Bernabeu pada Januari nanti. Meskipun masih sebatas rumor, bisa jadi Vardy sudah terbujuk karenanya dan bisa berdampak tidak bagus untuk Vardy.

Ranieri sendiri selaku pelatih dari The Foxes yakin Vardy tidak akan seperti itu dan meminta anak asuhnya itu untuk fokus pada penampilannya saja.

“Jamie Vardy sangat fokus bersama kami. Dia senang dengan apa yang dilakukannya saat ini bersama kami dan timnas,” tutur Ranieri seperti dikutip dari Soccerway.

“Saya pikir dia tidak akan terbuai dengan isu soal ketertarikan tim besar padanya. Dia sangat bahagia di sini dan sangat fokus dengan penampilannya saat ini,” tutup Ranieri.

Posted on

Benzema Diberi Syarat oleh Benitez

Benzema Diberi Syarat oleh Benitez

Benzema Diberi Syarat oleh BenitezPelatih baru Real Madrid yaitu Rafael Benitez telah menantang pemain penyerangnya yaitu Karim Benzema untuk mencetak dua gol di setiap pertandingan yang dia lakoni. Syarat ini diajukan pelatih Rafael Benitez jika pemain internasional Prancis itu ingin dimainkan full time dalam satu pertandingan.

Karim Benzema pemain yang baru berusia 27 tahun tersebut selalu tergantikan di lima pertandingan dari enam pertandingan yang dia jalani. Derby Madrid pada Senin 5 Oktober 2015 menjadi pertandingan yang membuat Karim Benzema sangat kesal karena harus ditarik keluar pada menit 77, padahal pada awal pertandingan dia sudah mencetak gol untuk El Real yang merupakan julukan Real Madrid.

“Saya akan kembali menarik Karim Benzema dari lapangan jika dibutuhkan. Karim Benzema merupakan pemain yang sangat fenomenal, pada saat ini biarkan dia meluapkan perasaannya. Pertandingan selanjutnya pastikan Anda (Karim Benzema) mencetak dua gol dibanding dengan satu gol,” ungkap rafael Benitez seperti yang telah dimuat dari Soccerway pada Selasa (6/10/2015).

“Saya tidak melihat banyak sekali masalah antara kami. Orang-orang terlalu membesar-besarkan. Real Madrid miliki dimensi yang sangat besar sekali, bukan hanya tentang satu pemain atau dua pemain,” terus Rafael Benitez.

Terlepas dari keputusan pelatih baru Real Madrid yaitu Rafael Benitez, Karim Benzema pemain internasional Prancis tersebut masih menjadi top skor di La Liga dengan memperoleh enam gol yang telah dikoleksi. Karim Benzema Benzema mengungguli bintang Los Blancos yaitu Cristiano Ronaldo yang baru mengoleksi lima gol.

Posted on

Juventus Berpaling ke Asier Illaramendi

Juventus Berpaling ke Asier Illaramendi

Juventus Berpaling ke Asier IllaramendiSalah satu klub raksasa Italia yaitu Juventus belum juga berhenti berburu pemain dalam bursa transfer musim panas ini. Kabar terkini bahwa juara bertahan Serie A Italia tersebut sedang memantau situasi salah satu gelandang Real Madrid yaitu Asier Illaramendi.

Separuh kreativitas Juventus di barisan tengah yang diklaim berkurang setelah ditinggal oleh pemainnya yaitu Andrea Pirlo (New York City FC) dan Arturo Vidal (Bayern Munchen). Praktis Bianconeri yang merupakan julukan Juventus hanya memiliki dua nama yang tenar di lini kedua yakni Paul Pogba dan Claudio Marchisio.

Sebenarnya salah satu raksasa Italian yaitu Juventus sangat tertarik dengan bintang muda Schalke 04 yaitu Julian Draxler. Namun, karena proses transfer yang berlarut-larut, The Old Lady yang juga merupakan julukan Juventus kini berpaling ke Asier Illaramendi seperti yang telah diberitakan dari Tuttomercatoweb pada Minggu (16/8/2015).

Meskipun memiliki peran yang unik bersama dengan Real Madrid, Asier Illaramendi sudah lama tidak kerasan di Santiago Bernabeu yang merupakan markas besar Real Madrid. Tidak lain karena waktu bermainnya yang sangat minim. Adapun Los Merengues yang merupakan julukan Real Madrid juga dipercaya siap menerima segala tawaran yang datang untuk meminang mantan gelandang Real Sociedad itu.

Juventus bisa memanfaatkan Fernando Llorente sebagai pelicin transfer dikarenakan Real Madrid juga tertarik kepada penyerang jangkung tersebut. Negosiasi dipercaya akan berjalan mulus karena kedua klub memiliki kebutuhan mendesak oleh skuad masing-masing

Posted on

Paris Saint-Germain Mengakui Incar Angel Di Maria

Paris Saint-Germain Mengakui Incar Angel Di Maria

Paris Saint-Germain Mengakui Incar Angel Di Maria

Laurent Blanc menyatakan bahwa Angel Di Maria tetap jadi target PSG sesudah mereka tidak sukses menggaetnya tahun kemarin.

Paris Saint-Germain lewat pelatih Laurent Blanc akui minat buat memboyong Angel Di Maria dari Manchester United dalam pasar transfer kali ini.

Bintang internasional Argentina tersebut baru tahun kemarin diangkut Setan Merah dari Real Madrid, tetapi penampilannya yang tidak begitu memuaskan menyebabkan Di Maria disebut sebut bisa jadi akan meninggalkan Old Trafford.

Sebelum kalah berkompetisi bersama United, PSG sempat ikut meramaikan perburuan Di Maria, & club tajir Prancis itu disinyalir masih menaruh minatnya sampai waktu ini. Informasi tersebut saat ini dibenarkan oleh Blanc.

“Ya. Kami mempunyai sejumlah prioritas kami,” jawabnya terhadap L’Equipe ketika ditanya apakah PSG masihlah mengincar Di Maria.

“Tetapi buat menambah kapabilitas tim ini Kamu mesti menargetkan pemain-pemain yang berada di club kuat & yang tak gampang dibujuk untuk pindah. Itulah aspek tersulit bagi PSG.”

“Di Maria, dirinya bagus. Kami lebih mempunyai kebebasan, namun ini terus jadi proyek yang susah untuk kami sebab kami tak sendirian menginginkannya.”

“Saat Kamu menyaksikan kapabilitas finansial club-club Inggris, mereka mengincar seluruh orang. Persaingannya amat, teramat berat. Harus Ingat, Manchester United mengeluarkan dana besar demi mendatangkannya.”

“Agar dapat bekerja lebih efektif, kami mesti memikirkan solusi yang lain. Kami mesti proaktif.”

Bersama banderol £59,7 juta, Di Maria sebagai pemain paling mahal di daratan Inggris kala mendarat tahun kemarin.

Posted on

Paul Pogba Lebih Patut Ke Barca

Paul Pogba Lebih Patut Ke Barca

Paul Pogba Lebih Patut Ke Barca

Eks pelatih Italia merasa gelandang Juventus lebih tepat jatuh ke pelukan Barcelona ketimbang Real Madrid.

Barcelona akan tidak terkalahkan andai Paul Pogba melebur bersama Lionel Messi, Neymar & Luis Suarez, begitu penilaian Arrigo Sacchi.

Gelandang Juventus dilaporkan jadi target mutlak jumlahnya club papan atas Eropa seperti Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain & Manchester City.

Awal minggu ini rumor beredar, Pogba berkukuh satu masa lagi di Turin namun di awal pertandingan 2016/17 dijamin berkostum Azulgrana.

Sacchi, eks direktur olahraga El Real, menilai Barcelona benar-benar lebih tepat untuk Pogba ketimbang Madrid dengan menyatakan Luis Enrique miliki potensi mempunyai suatu tim tidak terkalahkan andai mampu wujudkan transfer yang di cita-citakan.

“Pogba merupakan pemain yang terus akan berkembang. Di umur 22 kemampuannya telah memikat tidak sedikit club hebat,” ucap mantan pelatih Italia terhadap Mundo Deportivo.

“Pogba miliki seluruhnya bekal untuk mengawali satu buah zaman sepakbola. Potensinya luar biasa.”

“Penampilannya mengingatkan aku terhadap mantan gelandang AC Milan Frank Rijkaard. Tampil jelita, punyai kapabilitas & wawasan sepakbola. Seperti Frank, Pogba miliki daya ledak luar biasa.”

“Pogba dapat memperkuat tim manapun di dunia tetapi dapat lebih enteng kalau bergabung ke Barca ketimbang Madrid. Skuat Barcelona telah jempolan tetapi bakal sempurna dengan Pogba.”

“Pada dasarnya Barca tak ingin terkalahkan dengan Pogba yang mampu melengkapi Lionel Messi, Luis Suarez & Neymar.”

“Lagi pun aku tak percaya apakah Madrid menyimpan ketertarikan kepada Pogba. Aku belum berkata berkaitan ini terhadap Florentino Perez.”

Juve dijamin meraup untung banyak andai jual Pogba lantaran si Nyonya Tua memboyongnya ke Turin dari Manchester United dengan free transfer.

Posted on

Mouriho Janjikan Pemain Baru

Mouriho Janjikan Pemain Baru

Mouriho Janjikan Pemain BaruPelatih Chelsea yaitu Jose Mourinho telah menegaskan bahwa prioritas yang utamanya pada jendela transfer musim panas nanti adalah akan tetap mempertahankan pemain andalannya. Namun, The Special One yang merupakan julukan Jose Mourinho telah menjanjikan akan ada tiga pemain baru di Stamford Bridge yang merupakan markas besar Chelesa.

Setelah mengklaim trofi English Premier League pada musim 2014-2015 yang lalu, Jose Mourinho tampaknya tidak akan melakukan perubahan yang cukup besar dalam skuadnya. Dengan kata lain bahwa pada kampanye musim depan skuad The Blues yang merupakan julukan Chelsea tidak akan banyak berubah.

“Beberapa musim yang sebelumnya saya sangat senang sekali untuk menjual beberapa pemain meskipun mereka merupakan pemain yang sangat hebat tetapi pada musim ini saya hanya akan bersedih apabila menjual pemain terbaik saya miliki. Jadi tantangan yang sebenarnya adalah untuk menjaga mereka,” tegas Jose Mourinho seperti yang telah dilansir dari Mirror pada Rabu (10/6/2015).

Mantan pelatih Real Madrid Jose Mourinho pun telah dapat memastikan sejumlah nama akan tetap menjadi bagian Chelsea pada musim depan, mereka di antaranya yaitu Eden Hazard, Francesc Fabregas, Nemanja Matic, Branislav Ivanovic, dan Diego Costa. Sementara itu Diego Costa sendiri belakangan ini telah diisukan akan segera menuju pintu keluar Chelsea, lantaran sangat  sulit beradaptasi dengan kehidupan dan makanan yang ada di sana.

“Apabila saya dapat mempertahankan maka mereka adalah Eden Hazard, Nemanja Matic,Branislav Ivanovic, Diego Costa, dan Francesc Fabregas. Namun saya telah berpikir kami sangat membutuhkan tiga pemain di lini penyerang lagi dikarenakan kami telah kehilangan legenda kami yaitu Didier Drogba,” sambung Jose Mourinho.

“(Selain penyerang), saya juga ingin mendatangkan pemain bertahan dan gelandang untuk menghadirkan sedikit daya saing dalam team saya, membawa beberapa darah baru dan menempatkan team sedikit di bawah tekanan,” sambung Jose Mourinho.

“Mereka perlu tahu ada seseorang yang telah menunggu dan mengambil tempat mereka, saat ini mereka adalah juara, mereka perlu mempertahankan cara mereka bekerja dalam team. Tetapi pada dasarnya saya sangat ingin menjaga pemain dan skuad yang sama serta membawa stabilitas ke klub,” tuntas Jose Mourinho.

Posted on

Cazorla Bawa Kebahagiaan di Arsenal

Cazorla Bawa Kebahagiaan di Arsenal

Cazorla Bawa Kebahagiaan di ArsenalMesut Özil pemain yang berkebangsaan asal Jerman itu memberikan pujian untuk rekan seteamnya di Arsenal yaitu Santi Cazorla. Mantan pemain tengah andalan Real Madrid itu mengatakan bahwa Santi Cazorla membuat pekerjaannya terasa lebih mudah pada saat bertanding.

Selama kampanye pada musim 2014-2015 ini, penampilan yang berikan oleh Santi Cazorla terbilang cukup gemilang dan sangat bagus. Santi Cazorla mantan pemain Malaga itu bahkan selalu menjadi pilihan yang utama bagi pelatih Arsenal yaitu Arsene Wenger dengan memainkan sebanyak 37 pertandingan English Premier League dan memberikan sumbangan tujuh gol.

Santi Cazorla juga memainkan peranan yang sangat penting saat Arsenal kembali meraih kembali trofi FA Cup. Pada partai final saat bertanding ke Wembley Stadium yang merupakan markas besar Aston Villa, Santi Cazorla turut menciptakan assist untuk gol ketiga The Gunners yang merupakan julukan Arsenal yang telah dicetak oleh Per Mertesacker.

“Saya telah berpikir kami akan memiliki banyak kebahagiaan dengan sosoknya Santi Cazorla selama beberapa musim belakangan ini karena dia merupakan seorang pemain yang sangat kreatif dan ini sungguh menyenangkan bagi saya dapat bermain bersama dengan Santi Cazorla,” ungkap Mezut Özil yang dikutip dalam situs resmi Arsenal pada Selasa (9/6/2015).

“Dia juga memudahkan pekerjaan saya (di lapangan) saat bertanding karena dia dapat melihat hal-hal yang pemain lain tidak dapat melihatnya saat bertanding. Itulah alasannya mengapa kami begitu bahagia memiliki Santi Cazorla di sini,” tuntas Mezut Özil pemain Team Nasional Jerman tersebut.

Posted on

Benitez Mengambil Alih Sebagai Manajer Madrid

Benitez Mengambil Alih Sebagai Manajer Madrid

Benitez Mengambil Alih Sebagai Manajer Madrid

Ini bukan hanya bahwa final Liga Champions Sabtu akan dimainkan di ibukota Jerman, yang membawa garis paling terkenal Irving Berlin ke pikiran. Hal ini juga cenderung Rafael Benitez mengambil alih sebagai manajer Real Madrid.Tapi ada masalah di depan – Anda bisa bank di atasnya. Apa berbagai dan untuk siapa? Mereka adalah pertanyaan kunci.

Untuk sejumlah alasan, menyewa pelatih Napoli keluar masuk akal untuk presiden Madrid Florentino Perez. Dia tidak memiliki filosofi sepakbola ada gunanya, dan hal yang paling diprediksi di dunia adalah bahwa pendulum manajerial akan ayunan lagi.

Apa yang saya maksud dengan itu? Nah, pada tahun 2009 Manuel Pellegrini adalah pelatih pertama Perez “era kedua” di Bernabeu.

Pellegrini tidak satu untuk memiliki profil media yang tinggi. Dia mencoba untuk membangun suasana perguruan tinggi kepercayaan dan “saling menguntungkan” di sekitar skuad dan staf dan sebagian besar dipandang sebagai salah satu pelatih kurang otoriter sepakbola. Dia intens dan ambisius tapi tidak tertibnya.

Ketika Perez menilai Chili telah gagal setelah satu musim, pendulum berayun ke Jose Mourinho, yang otoriter, manipulator media, abrasif, kontroversial, kejam dan didorong oleh berperang di Barcelona.

Penunjukan yang akhirnya dibagi skuad Madrid, menyebabkan tidak suka terbuka dan saling kebencian antara Pepe dan Mourinho, dan Cristiano Ronaldo dan Mourinho. Ketika klub berakhir musim 2012-13 tanpa trofi, Portugis ditunjukkan pintu ditandai “Salida.”

Rotasi sumber bermain adalah gegabah, anomali posisi Ronaldo, Gareth Bale dan Toni Kroos tidak pernah ditangani dengan benar, dan akhir musim terbukti ada kurangnya wafer-tipis intensitas mental dan fisik pada pelatihan setiap hari yang dipisahkan Barcelona.

Ini adalah hal yang Benitez memiliki keahlian nyata. Tidak hanya perhatian terhadap detail legendaris, jadi adalah apa yang dia menuntut pemain.

Skuad diputar dengan kecerdasan dan manajemen risiko untuk sebuah gelar yang sangat sukses. Timnya memenangkan trofi Eropa dan urutan ketiga, yang memberikan Mourinho kembali platform dari mana mereka mencapai semifinal Liga Champions musim berikut.

Ketika saya pertama kali diwawancarai Benitez kembali pada tahun 2003, ia masih dalam proses pembuatan Valencia sisi sangat besar baik yang memenangkan La Liga dua kali, dan dia menjelaskan sesuatu yang tersisa dari nilai inti kepadanya.

Sementara keluar dari pekerjaan di tahun 1990-an, ia pergi ke Inggris, di mana ia diizinkan oleh Sir Alex Ferguson untuk belajar Manchester United pelatihan.

Posted on

Adriano Galliani Ambisius Ingin Pulangkan Carlo Ancelotti

Adriano Galliani Ambisius Ingin Pulangkan Carlo Ancelotti

Adriano Galliani Ambisius Ingin Pulangkan Carlo Ancelotti

Mempunyai Hubungan dekat dengan Carlo Ancelotti sangat memudahkan GM Adriano Galliani untuk mempulangkan sang pelatih ke San Siro.

Agen Italia Enzo Bronzetti nyatakan GM AC Milan Adriano Galliani menyimpan ambisi sangat besar tuk datangkan kembali mantan pelatih Carlo Ancelotti ke San Siro.

Galliani akhir-akhir ini diketahui menghabiskan waktu di Madrid untuk berbincang dengan sang juru taktik tersebut. sejak dia berhenti menjadi kepala pelatih Real Madrid.

Bronzetti menilai, Galliani akan mengupayakan segala hal demi mendapatkan lagi pelatih yang bisa terbilang sangat sukses kala melatih Rossoneri di periode pertamanya.

“Saya telah kenal Galliani selama 37 tahun,” jelas sang agen kepada Gazetta TV.

“Saya tak pernah melihat dia sedemikian seriusnya. Saya tidak mengungkap ini untuk menyinggung soal persahabatan atau respek, inilah kenyataannya. Kami telah berurusan dengan puluhan pemain, berkomitmen dan dia yakin dalam cita-cita Ancelotti.”

“Ada tawa dan canda gurau. Tapi saya tak pernah melihat dia begitu serius dan yakin. Ancelotti memulai dengan terus terang mengatakan ‘tidak’. Tapi ada dua faktor bermain di dalam dirinya. Pertama, dia berurusan dengan pemecatan tersebut, jadi itu bisa menyakitinya. Sayang, jika Anda tidak menjadi juara di Real Madrid, sangat sulit mempertahankan posisi Anda.”

“Hal Kedua yaitu Galliani merupakan teman dekatnya Ancelotti. Carlo mendapatkan empat sampai lima tawaran yang dia bahkan tidak tertarik, terutama dari klub asal Liga Primer Inggris dan juga Serie A.”

“Satu-satunya orang yang dia akan temui adalah Galliani. Carlo adalah orang yang sangat loyal dan tulus, saat ini dia sedang dalam kunjungan ke Vancouver untuk operasi, dia akan mempertimbangkannya dalam waktu pemulihan nya,” ungkapnya.