Posted on

Claudio Ranieri Minta Jamie Vardy Tetap Rendah Hati

Claudio Ranieri Minta Jamie Vardy Tetap Rendah Hati

 

Claudio Ranieri Minta Jamie Vardy Tetap Rendah Hati

 

Pelatih dari Leicester City, Claudio Ranieri sadar kalau salah satu pemain asuhannya, Jamie Vardy, tengah jadi buah bibir berkat performanya yang cukup bagus pada musim ini. Ranieri sendiri tidak berharap terlalu banyak dan hanya meminta Jamie Vardy agar tetap rendah hati dan tetap mempertahankan penampilannya seperti saat ini.

Vardy sendiri tampil sangat bagus musim ini di mana penyerang berusia 28 tahun itu sudah berhasil mencetak 10 gol yang membuatnya jadi Top Scorer sementara Premier League, lebih bagus dibanding nama – nama top seperti Alexis Sanchez, Diego Costa, atau Sergio Aguero.

Hebatnya Vardy selalu berhasil mencetak gol pada tujuh pertandingan terakhirnya dan membuatnya berdiri sejajar dengan beberapa pemain top di Premier League. Performa epiknya bersama Leicester City berhasil membuatnya dipanggil TimNas Inggris.

Menanjaknya karier Vardy, yang tiga tahun lalu masih bermain di tim Non League, membuatnya kini jadi perbincangan yang tidak hanya di Inggris tapi juga di Eropa. Wajar saja jika Vardy mulai dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa yang salah satunya adalah Real Madrid.

Real Madrid dikabarkan siap membuat penawaran bagus kepada Leicester City agar bisa memboyong Vardy ke Santiago Bernabeu pada Januari nanti. Meskipun masih sebatas rumor, bisa jadi Vardy sudah terbujuk karenanya dan bisa berdampak tidak bagus untuk Vardy.

Ranieri sendiri selaku pelatih dari The Foxes yakin Vardy tidak akan seperti itu dan meminta anak asuhnya itu untuk fokus pada penampilannya saja.

“Jamie Vardy sangat fokus bersama kami. Dia senang dengan apa yang dilakukannya saat ini bersama kami dan timnas,” tutur Ranieri seperti dikutip dari Soccerway.

“Saya pikir dia tidak akan terbuai dengan isu soal ketertarikan tim besar padanya. Dia sangat bahagia di sini dan sangat fokus dengan penampilannya saat ini,” tutup Ranieri.

Posted on

Chelsea Tak Lagi Ditakuti

Chelsea Tak Lagi Ditakuti

 

Chelsea Tak Lagi Ditakuti

 

Hasil minus yang diraih oleh Chelsea belakangan ini membuat sang pelatih Jose Mourinho mengkhawatirkan status Chelsea di mata lawan. Jose Mourinho menilai, saat ini sudah tak ada tim yang merasa takut pada Chelsea.

Menjelang pertandingan melawan Aston Villa di Stamford Bridge pada akhir pekan ini, Jose Mourinho cukup yakin tim asuhannya memiliki beban yang cukup berat. Hal ini tentunya bukan tanpa alasan, dari empat laga kandang di ajang Premier League sejauh ini, The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan, menelan dua kekalahan dan satu kali hasil imbang.

“Saya cukup yakin, semua tim yang datang ke Stamford Bridge sudah tidak lagi merasa takut kepada kami. Mereka berpikir mereka bisa mendapatkan yang mereka inginkan,” ujar Mourinho, seperti dimuat oleh Soccerway pada Sabtu (17/10/2015).

Pelatih berkebangsaan Portugal itu merasa sangat kecewa dan juga frustrasi dengan hasil buruk dari tim asuhannya sejauh ini. Ia mengaku tidak pernah menyangka timnya bisa berada pada peringkat yang sangat rendah di papan klasemen sementara Premier League.

“Yang bisa saya usahakan di setiap pertandingan adalah kemenangan mutlak. Namun, saat kami harus mengalami kekalahan, maka akan selalu ada kekecewaan maupun frustrasi,” sambung pelatih berjuluk The Special One itu.

“Apa yang orang tulis atau pikirkan tidak menjadi perhatian besar bagi diri saya. Kami harus memenangkan pertandingan untuk kami, untuk klub kami, untuk pendukung Chelsea,” tutupnya.

Posted on

Rodgers “Dia Teknis Sangat Baik”

Rodgers “Dia Teknis Sangat Baik”

Rodgers "Dia Teknis Sangat Baik"

Brendan Rodgers memuji atribut Liverpool remaja Jordon Ibe setelah musim Premier League pertamanya, laporan Liverpool ECHO. Selanjutnya, Rodgers mengungkapkan “terbaik” posisi untuk “memberkati” anak juga.

Playmaker 19 tahun menghabiskan bagian pertama musim dipinjamkan ke klub Championship Derby di mana ia mencetak lima gol dalam 20 penampilan membantu mereka dalam mendorong promosi mereka ke Liga Premier.

Ibe kembali ke Anfield pada bulan Januari dan membuat kesan langsung pada manajer Irlandia Utara yang memuji bakat dia telah menunjukkan dan potensi yang ada dalam tahun-tahun mendatang di Merseyside.

Rodgers mengatakan: “Dia teknis sangat, sangat baik. Dia sangat bersih dengan tekniknya, kedua kaki dan sentuhan indah pada bola. Dia pemain yang Anda butuhkan untuk memberikan instruksi, tapi tidak terlalu banyak atau Anda meredam semua yang bakat dan gaya yang dia miliki.

” Untuk pemain sayap, dia bisa pergi 90 menit; dia bisa naik dan turun lapangan, ia ingin bekerja keras dengan dan tanpa bola. Dia telah menunjukkan fleksibilitas nya. Posisi terbaik nya mungkin dari sisi kiri masuk, tapi sisi atau sisi kanan atau di kali yang tersisa di belakang dia bisa bermain dengan sangat baik.

” Dia teknis berbakat, diberkati dengan atribut fisik kecepatan dan kekuatan secara alami, dan jelas selama beberapa tahun ke depan ini tentang penguatan hingga mentalitas permainan, belajar permainan taktis dan mudah-mudahan meningkatkan konsistensi. ”

Kembali dari Derby melihatnya bermain 12 pertandingan untuk Liverpool di paruh kedua musim ini dan setelah tampil mengesankan dalam penampilan pengganti melawan Aston Villa dan West Ham ia mendapatkan awal yang pertama dalam derby Merseyside melawan Everton.

Pertunjukan Ibe melawan Spurs dan Southampton mengikuti pertandingan Everton membuatnya mendapatkan banyak pujian dan memberi banyak kredit untuk sistem pinjaman dan berapa banyak manfaat pemain muda Inggris untuk menghabiskan waktu di liga yang lebih rendah.

Jordon Ibe kembali ke sisi Liverpool pada 17 Januari. Dia duduk keempat untuk menyelesaikan take-ons dan pada waktu itu dan menunjukkan tas potensi di kemeja merah.

Cedera berarti Ibe melewatkan beberapa pertandingan sebagai tantangan Liverpool untuk empat semua tapi menguap pada akhir Maret dan musim mengecewakan berakhir dengan finis keenam untuk The Reds.