Posted on

Paul Pogba Lebih Patut Ke Barca

Paul Pogba Lebih Patut Ke Barca

Paul Pogba Lebih Patut Ke Barca

Eks pelatih Italia merasa gelandang Juventus lebih tepat jatuh ke pelukan Barcelona ketimbang Real Madrid.

Barcelona akan tidak terkalahkan andai Paul Pogba melebur bersama Lionel Messi, Neymar & Luis Suarez, begitu penilaian Arrigo Sacchi.

Gelandang Juventus dilaporkan jadi target mutlak jumlahnya club papan atas Eropa seperti Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain & Manchester City.

Awal minggu ini rumor beredar, Pogba berkukuh satu masa lagi di Turin namun di awal pertandingan 2016/17 dijamin berkostum Azulgrana.

Sacchi, eks direktur olahraga El Real, menilai Barcelona benar-benar lebih tepat untuk Pogba ketimbang Madrid dengan menyatakan Luis Enrique miliki potensi mempunyai suatu tim tidak terkalahkan andai mampu wujudkan transfer yang di cita-citakan.

“Pogba merupakan pemain yang terus akan berkembang. Di umur 22 kemampuannya telah memikat tidak sedikit club hebat,” ucap mantan pelatih Italia terhadap Mundo Deportivo.

“Pogba miliki seluruhnya bekal untuk mengawali satu buah zaman sepakbola. Potensinya luar biasa.”

“Penampilannya mengingatkan aku terhadap mantan gelandang AC Milan Frank Rijkaard. Tampil jelita, punyai kapabilitas & wawasan sepakbola. Seperti Frank, Pogba miliki daya ledak luar biasa.”

“Pogba dapat memperkuat tim manapun di dunia tetapi dapat lebih enteng kalau bergabung ke Barca ketimbang Madrid. Skuat Barcelona telah jempolan tetapi bakal sempurna dengan Pogba.”

“Pada dasarnya Barca tak ingin terkalahkan dengan Pogba yang mampu melengkapi Lionel Messi, Luis Suarez & Neymar.”

“Lagi pun aku tak percaya apakah Madrid menyimpan ketertarikan kepada Pogba. Aku belum berkata berkaitan ini terhadap Florentino Perez.”

Juve dijamin meraup untung banyak andai jual Pogba lantaran si Nyonya Tua memboyongnya ke Turin dari Manchester United dengan free transfer.

Posted on

Neymar Akan Jadi Yang Terhebat Di Dunia

Neymar Akan Jadi Yang Terhebat Di Dunia

Neymar Akan Jadi Yang Terhebat Di Dunia

Mantan penyerang Uruguay yakin bintang Barca memiliki segala persyaratan dan talenta untuk menyamai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Diego Forlan menginginkan Neymar mampu jadi pemain paling baik di dunia, walau baru-baru ini menelan kekecewaan sesudah brasil kalah Brasil di Copa America 2015.
Bintang Brasil menyabet triplet dengan Barcelona masa 2014/15, namun di tingkat internasional mengalami kemunduran sesudah diganjar card merah saat laga penyisihan group melawan Kolombia.

Skipper Selecao pula mesti menerima sanksi empat kontes, yang memaksanya mengakhiri kejuaraan lebih dini biarpun hasilnya Brasil pun tersingkir usai kalah dalam drama adu penalti dari Paraguay di babak perempat-final. Kendati demikian, Forlan percaya dirinya terus berada di trek yang benar buat menyamai level Lionel Messi & Cristiano Ronaldo.

“Neymar salah satu striker paling baik didunia, berkarir di club sepakbola paling baik. Dirinya membentuk gol, menciptakan assist, melintasi pemain, menciptakan keajaiban disaat memperoleh bola,” puji eks striker Uruguay.

“Saya dapat tetap memujinya lantaran Neymar menghidupkan sensasi. Pemain Brasil lain yang berangkat ke Eropa tak senantiasa beradaptasi secara langsung. Tetapi Neymar iya.

“Dia tahu ia main dengan yang paling baik di dunia. Dirinya memandang Messi sebagai satu orang untuk menggali ilmu. Neymar tetap berada di bawah Messi & Ronaldo & keduanya masih jadi yang paling baik buat sekian banyak tahun ke depan, tetapi dia serta lima tahun lebih belia dari Messi & tujuh tahun lebih belia dari Ronaldo.

“Dia bakal konsisten tambah baik & aku pikir dia bakal jadi yang paling baik didunia dalam sekian banyak tahun.”

Posted on

Neymar Perlu Proteksi Lebih

Neymar Perlu Proteksi Lebih

Neymar Perlu Proteksi Lebih

Mascherano menyatakan Neymar kerap ditabrak namun tak mendapatkan perlindungan lebih.

Gelandang Barcelona & tim nasional Argentina, Javier Mascherano, menyebut, Neymar membutuhkan proteksi lebih dari tidak sedikit pelanggaran yang beliau temukan dari para rival.

Neymar menunjukan aksi kontroversial ketika tim nasional Brasil kalah 1-0 di tangan Kolombia di Copa America 2015, Kamis (18/Juni) pagi WIB, dengan menendang bola dengan keras ke arah kepala Pablo Armero. Sang kapten mendapat red card di kejuaraan itu.

Federasi sepakbola Amerika Selatan, Conmebol, selanjutnya merevisi & menjatuhkan hukuman bagi Neymar dengan skorsing empat laga di Copa America 2015 ditambah denda sejumlah $10.000. Itu artinya sang striker mesti melewatkan seluruhnya kejuaraan sisa timnya di turnamen ini.

Mascherano berusaha membela Neymar, karena itu dia menyatakan pelanggaran keras pemain lawan menyebabkan rekannya itu mempertontonkan reaksi semacam itu.

“Pemain-pemain bertalenta bertipe seperti ini tak diperbolehkan turun lapangan,” papar Mascherano pada ESPN.

“Bentrokan pemain makin memburuk di kompetisi ini. Itu tergantung terhadap apa yang mau dilakukan para wasit & penyelenggara.”

“Kita mesti jalankan perlindungan lebih pada pemain-pemain seperti ini. Neymar telah ditendang sebanyak 20 kali, tetapi belum ada card yang dikeluarkan untuk pemain lawan.”

“Hal Ini mempengaruhi otak Kamu. Ingat, Neymar ialah Neymar, namun beliau cuma anak berumur 23tahun. Brasil teramat kehilangan beliau.”

Posted on

James Rodriguez Berupaya Tenangkan Neymar

James Rodriguez Berupaya Tenangkan Neymar

James Rodriguez Berupaya Tenangkan Neymar

James mengungkapkan bahwa mengerti perasaan Neymar sesudah timnya menderita kekalahan.

James Rodriguez menunjukan upayanya buat menenangkan Neymar usai insiden pengusiran card merah sang kapten Brasil sehabis laga Selecao kontra Kolombia dalam lanjutan fase kelompok Copa America 2015.

Duel di Santiago saat Rabu (17/Juni) tengah malam waktu setempat, berhasil dimenangi Los Cafeteros 1-0 berkat gol tunggal Jeison Murillo.

Neymar merasa wasit berat sebelah dalam kompetisi tersebut & mengekspresikan emosinya pasca peluit panjang bersama menendang bola ke arah Pablo Armero & selanjutnya berupaya menanduk kepala Murillo. Keributan serta pecah bersama striker Kolombia, Carlos Bacca, pun dikartu merah akibat mendorong keras Neymar.

James sendiri mengaku mengerti perasaan Neymar sesudah timnya menderita kekalahan, tetapi membujuk bintang Barcelona itu supaya mengendalikan diri.

“Saat akhir laga aku bilang terhadap Neymar buat lebih rileks,” ucap penggawa Real Madrid itu terhadap reporter.

“Saya pula karena masalah yang sama empat hari lalu dikala kami dikalahkan Venezuela. Pada saat hari itu aku merasa teramat geram.”

Venezuela, Brasil, & Kolombia berturut-turut menduduki peringkat perdana, ke-2, & ke-3 di Group C karena sama-sama menghimpun tiga poin. Cuma, Venezuela baru bakal memainkan partai ke-2 kontra Peru saat Kamis (18/Juni) tengah malam waktu setempat.

Posted on

Pique Percaya Diri Sepanjang Konferensi Pers

Pique Percaya Diri Sepanjang Konferensi Pers

Pique-Saya-Ingin-Pensiun-Di-Barca-700x315

Pique adalah dalam suasana hati percaya diri sepanjang konferensi pers di Olympiastadion pada hari Jumat, namun menolak untuk mengatakan apakah saat tanaman Luis Enrique – dipelopori oleh Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez – lebih kuat dari sisi sebelumnya ia telah bermain di.

“Saya tidak tahu apakah kami bermain lebih baik atau lebih buruk,” katanya.

“Hal utama di sini adalah kita berada di final Liga Champions. Saya benci perbandingan. Aku benci itu ketika kami tidak menang dua tahun yang lalu dan kami dibandingkan dengan tim Pep dan saya tidak ingin dibandingkan sekarang .

“Hal ini sebagian besar pemain yang berbeda dalam tim dan akan ada pendapat yang berbeda. Beberapa orang akan lebih memilih bagaimana kami bermain beberapa tahun yang lalu tapi yang penting adalah itu bekerja.”

Pique mengatakan para pemain akan konten dengan dua trofi mereka telah mengklaim musim ini, tetapi mengakui akan ada rasa frustrasi untuk kehilangan hadiah terbesar di Eropa.

Dia menambahkan: “Kami memiliki Leo Messi, Neymar, Luis Suarez dan Andres Iniesta Kami memiliki tim yang luar biasa, salah satu sisi terbaik dalam sejarah klub kami..

“Kami tidak berada di luar optimal pada awal musim tapi kami telah berhasil mengubah musim di sekitar dan sudah mulai menang dan terus menang.

Pique mengatakan para pemain akan konten dengan dua trofi mereka telah mengklaim musim ini, tetapi mengakui akan ada rasa frustrasi untuk kehilangan hadiah terbesar di Eropa.

Tapi dia gembira dengan prospek menyelesaikan “sempurna” musim dan mengukuhkan status mereka sebagai salah satu yang terbaik yang pernah sisi.

“Untuk memiliki dua gelar dan mencapai final Liga Champions adalah sesuatu yang kita akan menikmati pula, tapi kami 90 menit dari kesempurnaan tahun ini dan itu adalah sesuatu yang kita akan mencoba untuk melakukan

Posted on

Gerard Pique ” Tekuk Juventus, Barcelona Sempurna “

Gerard Pique ” Tekuk Juventus, Barcelona Sempurna “

Gerard Pique " Tekuk Juventus, Barcelona Sempurna "

Usai mengawinkan gelar domestik, sekarang Gerard Pique bertekad menyempurnakan periode Barcelona bersama mendapati kemenangan di Berlin.

Gerard Pique menyebutkan Barcelona dapat mencapai kesempuranaan seandainya mereka sukses mengalahkan Juventus di final Liga Champions, 6 Juni akan datang di Olympiastadion Berlin.

Treble Winners saat ini makin dekat bagi pasukan Luis Enrique usai menundukkan Athletic Bilbao di final Copa del Rey, Sabtu (30/5) tempo hari, untuk mengawinkannya bersama titel La Liga Spanyol. Pique sendiri merasa puas dengan pencapaian timnya di periode ini, tetapi dia masih berambisi menyempurnakan periode Barcelona bersama mendapatkan kemenangan di Berlin.

“Setelah liga & piala, seandainya kami sanggup memenangkan Liga Champions, sehingga kami bakal mencapai kesempurnaan. selama ini saja masa telah berlangsung mengesankan, tapi dapat brilian bersama penambahan trofi Liga Champions,” ujar Pique selepas kemenangan kontra Bilbao.

diluar itu, Pique pula mengutarakan opininya kepada insiden di menit 85 disaat Neymar mengusahakan melaksanakan rainbow flick terhadap lawan. Tidak Sedikit pihak, terutama pemain Bilbao, punya anggapan kelakuan Neymar tersebut juga sebagai perbuatan meremehkan lawan, tapi Pique mengaku tidak ambil pusing.

“Ini bukan masalah agung. Bisa Saja Neymar semestinya tak lakukan hal itu, namun bisa jadi pun para pemain Athletic telah terluka lantaran mereka dalam keadaan kalah,” tambahnya.

Posted on

Barcelona Berhasil Menaklukkan Getafe

Barcelona-5-1-Espanyol

Barcelona Berhasil Menaklukkan Getafe

Barcelona-5-1-EspanyolBarcelona tampaknya takkan kesulitan meraih tiga poin. Baru babak pertama, Azulgrana sudah menang 5-0 melalui Lionel Messi, Luis Suarez dwigol, Neymar, dan Xavi Hernandez. Jika dikalkulasi, El Barca mencetak satu gol setiap sembilan menit.

Seperti yang telah diduga, Barcelona langsung mengambil alih jalannya laga. Memainkan bola dari kaki ke kaki, pasukan Luis Enrique ini tampaknya tinggal menunggu waktu untuk menjebol gawang Getafe.

Barcelona unggul 1-0 atas Getafe pada menit delapan melalui tendangan penalti Lionel Messi. Hebatnya, El Messiah menaklukkan Guaita, penjaga gawang Getafe, lewat tendangan gaya panenka. Sebelumnya, Blaugrana mendapat penalti seusai Luis Suarez dijatuhkan oleh pemain belakang Getafe.

Barcelona semakin percaya diri seusai gol pertama. Tampaknya gol Messi akan membuka gol-gol lainnya.

Barcelona menggandakan keunggulan atas Getafe. Messi melepaskan umpan tarik dari sisi kiri yang cukup cerdas, kemudian disambut oleh tendangan voli oleh Luis Suarez dan gol. Blaugrana 2-0 Getafe sejak menit 26.

Tak lama kemudian, Neymar Jr yang membobol gawang Guaita. Menerima umpan Suarez, bintang asal Brasil itu tanpa kesulitan membuat El Barca unggul tiga gol.

Barcelona belum puas membuat Guaita tertunduk malu. Sebab, Xavi Hernandez membuat timnya unggul 4-0 melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti pada menit 30.

Menit 40, Barcelona kembali menjebol gawang Getafe melalui Suarez. Skor 5-0 untuk keunggulan Blaugrana tidak berubah hingga wasit menutup paruh pertama.