Posted on

El Shaarawy Buka Peluang Untuk United

El Shaarawy Buka Peluang Untuk United

El Shaarawy Buka Peluang Untuk UnitedRaksasa English Premier League Manchester United sedang mendapat kabar yang sangat baik bahwa salah satu target incarannya yaitu Stephan El Shaarawy dikabarkan sudah membuka peluang untuk hengkang dari klub saat ini AC Milan. Hal itu telah disampaikan langsung oleh saudara sekaligus agen El Shaarawy yaitu Manuel El Shaarawy.

Menurut Manuel El Shaarawy bahwa peluang Stephan El Shaarawy hengkang di bursa transfer musim panas 2015 nantinya cukup besar. Manuel El Shaarawy telah mengungkapkan bahwa Stephan El Shaarawy pesepakbola yang telah berusia 22 tahun itu sedang mempertimbangkan beberapa tawaran yang sudah diterimanya pada saat ini.

“Kepindahan Stephan El Shaarawy? Sudah ada beberapa team yang sangat tertarik. Stephan El Shaarawy memang seorang pemain yang disukai oleh banyak team di Eropa. Ada beberapa tawaran yang sedang kami pertimbangkan,” tutur Manuel El Shaarawy seperti yang telah diberitakan dari Daily Star pada Jumat (12/6/2015).

Meskipun demikian Manuel El Shaarawy tidak ingin memastikan klub mana yang paling cocok menjadi perhatian Stephan El Shaarawy pada saat ini. Pasalnya, tidak ada yang pasti di dalam bursa transfer. Segala hal bisa saja terjadi pada bursa transfer musim panas nantinya.

“Bursa transfer adalah bursa transfer. Mari lihat apa yang akan terjadi dengan team pada bursa transfer musim panas ini yang akan datang nantinya. Aktivitas transfer (AC Milan) terlihat akan sedikit berbeda dengan beberapa tahun ke belakang,” papar Manuel El Shaarawy.

Jika sangat serius ingin mendatangkan El Shaarawy itu artinya Manchester United harus bersiap untuk mengajukan penawaran pada pihak AC Milan. Tidak hanya The Red Devils yang merupakan julukan Manchester United, Arsenal juga telah dikabarkan tertarik juga mendatangkan pemain internasional Italia tersebut.

Posted on

Anderson Menolak Manchester United

Anderson Menolak Manchester United

Anderson Menolak Manchester UnitedGelandang Lazio yaitu Felipe Anderson telah memilih untuk tetap setia bertahan di klub Ibu Kota Italia Lazio pada jendela transfer musim panas ini. Padahal peminat Felipe Anderson bukanlah klub yang sembarangan yaitu Manchester United.

Dalam beberapa bulan yang terakhir ini, Felipe Anderson telah berulang kali dilaporkan akan berlabuh di Teater Impian. Penampilan yang sangat menawannya bersama I Biancocelesti  yang merupakan julukan Lazio membuat klub raksasa English Premier League yaitu Manchester United berencana untuk mendatangkan Felipe Anderson.

Sepanjang kompetisi pada musim 2014-2015 lalu, Felipe Anderson tidak tergantikan di lini tengah bersama Elang Roma. Total dia telah tampil di 32 pertandingan dengan memberikan 10 gol di panggung Liga Serie A Italia. Torehannya ini sekaligus membantu Lazio tampil di kompetisi Liga Champions pada musim depan.

Meskipun bergabung dengan Manchester United merupakan impian bagi setiap pesepakbola yang ada di dunia, hal tersebut tampaknya tidak berlaku untuk Felipe Anderson. Felipe Anderson pemain yang telah berusia 22 tahun itu akan tetap setia dan menolak tawaran Manchester United yang isunya dengan mahar senilai 30 juta pounds.

“Musim depan? yang saya tahu adalah saya akan bermain untuk Lazio,” tegas Felipe Anderson seperti yang telah dilansir dari Sportsmole pada Kamis (11/6/2015).

“Saya baru saja memperpanjang kontrak selama lima tahun (bersama Lazio) dan saya sedang memikirkan kostum ini dan tidak memikirkan yang lain serta saya tidak tahu mengenai penawaran yang datang, yang pastinya masa depan saya di Lazio,” tuntas Felipe Anderson pemain asal Brasil tersebut.

Posted on

David De Gea Diyakini Bisa Sehebat Peter Schmeichel & Edwin Van Der Sar

David De Gea Diyakini Bisa Sehebat Peter Schmeichel & Edwin Van Der Sar

David De Gea Diyakini Bisa Sehebat Peter Schmeichel & Edwin Van Der Sar

Pelatih kiper Manchester United Frans Hoek menilai De Gea bisa sehebat dua pendahulunya itu jika terus bertahan di Old Trafford.

Pelatih kiper Manchester United Frans Hoek tidak menampik bahwa David de Gea berpotensi menyamai kehebatan dua legenda Setan Merah seperti Peter Schmeichel dan Edwin van der Sar.

Dalam beberapa tahun terakhir, De Gea sudah berkembang pesat dan di dua musim kemarin ia berhasil memenangkan dua penghargaan dari pihak klub; yakni Sir Matt Busby Player of the Year dan Players’ Player of the Year.

Untuk saat ini, pemuda 24 tahun itu santer dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid sebagaimana kontraknya yang akan berakhir pada Juni tahun depan.

Menanggapi De Gea, Hoek berpesan bahwa alangkah baiknya jika ia memutuskan untuk bertahan di Old Trafford, dengan berkata: “Dia kini berada di salah satu klub terbesar di dunia,” ujarnya kepada Man Utd Poland. “Saat Anda bermain di level tertinggi di sana, Anda sudah pasti hebat dan jika Anda meneruskannya, maka secara otomatis Anda akan menjadi salah satu yang terhebat di dunia.

“Dia telah menunjukkan, di usianya yang masih sangat muda, dia bisa melakukan semuanya yang menjadi elemen permainannya, baik itu di konstruksi maupun di pertahanan. Jadi tidak ada yang menghalangi jalannya untuk menjadi salah satu yang terhebat seperti Schmeichel, seperti Van der Sar di United.”

Posted on

Wayne Rooney Yakin Juara Musim Depan

Wayne Rooney Yakin Juara Musim Depan

Wayne Rooney Yakin Juara Musim Depan

Menyusul finis di empat besar, Rooney meyakini pencapaian United bisa jauh lebih baik lagi musim depan dengan bersaing di trek juara.

Setelah Manchester United kembali finis di zona Liga Champions, Wayne Rooney menatap kans tim pada kampanye 2015/16 dengan kepercayaan diri tinggi.

Menempati peringkat tujuh di Liga Primer Inggris musim lalu dan untuk pertama kalinya terlempar dari zona elite Eropa dalam 19 tahun, United bangkit pada musim debut di bawah kepemimpinan Louis van Gaal dengan merebut posisi keempat.

Rooney meyakini pencapaian tim bisa jauh lebih baik lagi musim depan dengan bersaing di trek juara.

“Saya percaya kami dekat [untuk bisa kembali meraih titel]. Anda ambil 10, 11 laga pertama dan saya pikir kami mendapatkan 13 poin,” ujar sang kapten kepada Sky Sports News.

“Saat Anda mempertimbangkan periode dari setelah laga-laga tersebut hingga posisi di mana kami finis, kami mungkin meraih poin sebanyak tim-tim lainnya yang berpeluang juara.”

“Sebagai grup pemain, saya sendiri, dan sang manajer, kami semua meyakini kami dekat dengan titel dan saya yakin dengan tambahan satu atau dua pemain pada musim panas kami akan memiliki kans bagus untuk berusaha merebut titel.”

Pada laga penutup musim, Minggu (24/5) kemarin, Manchester United bermain imbang tanpa gol dengan tuan rumah Hull City yang akhirnya terdegradasi.

Posted on

Sejarah Hari Ini (23 Mei): Roy Keane Gagal Ikut Piala Dunia

Sejarah Hari Ini (23 Mei): Roy Keane Gagal Ikut Piala Dunia

Sejarah Hari Ini (23 Mei): Roy Keane Gagal Ikut Piala Dunia

Delapan hari jelang bergulirnya Piala Dunia 2002, Roy Keane malah dipulangkan karena terlibat friksi dengan pelatih Republik Irlandia, Mick McCarthy.

2002 jelas bukan tahun yang menyenangkan bagi Roy Keane. Sang gelandang tak mampu meraih satu gelarpun bersama Manchester United di musim itu. Kemudian setelah musim berakhir – dan ia mengumumkan untuk pensiun dari tim nasional Republik Irlandia – Keane malah gagal mengikuti kompetisi termahsyur seplanet bumi: Piala Dunia.

Selidik punya selidik, ternyata Keane dipulangkan karena membuat Mick McCarthy geram.

Gelandang veteran yang menjabat kapten Republik Irlandia itu sebenarnya tak memiliki masalah pribadi apapun dengan sang pelatih, McCarthy. Sebelum keberangkatan ke Jepang, skuat Rep. Irlandia terlihat baik-baik saja. Sesi latihan pun dinilai berjalan dengan lancar hingga mereka terbang ke Saipan, Jepang, untuk melakoni persiapan Piala Dunia 2002.

Di sinilah Keane mulai geram. Fasilitas latihan yang diterima oleh timnas Rep. Irlandia ternyata tak sesuai bayangannya. Pertama, alat-alat latihan terlambat datang di Saipan sehingga sesi latihan terpaksa mundur. Kedua, lapangan latihan yang digunakan Keane dkk dinilai tidak memenuhi standar. Keane bahkan menyebut lapangan tersebut “seperti area parkir mobil”.

Sehari setelah menyatakan ketidakpuasannya terhadap fasilitas latihan, Keane ketahuan bertengkar dengan Packie Boner dan Alan Kelly. Ia terlampau kecewa dan akhirnya memutuskan untuk keluar dari skuat, meminta federasi sepakbola untuk memulangkannya ke Manchester dengan segera. Namun, federasi sepakbola Irlandia tak mampu menyediakan tiket pulang secara mendadak.

Colin Healy sebenarnya sudah disiapkan untuk jadi pengganti Keane di Piala Dunia, seiring sang kapten tak kunjung kembali ke skuat. Untung saja McCarthy mau membujuknya untuk kembali sehingga Keane ikut serta di sesi latihan berikutnya.

Adapun Keane melakukan hal yang mengejutkan setelah kembali ke skuat Rep. Irlandia.

Gelandang United itu menggelar wawancara dengan Tom Humphries dari surat kabar Irish Times dan membeberkan kekecewaannya. Keane tak tanggung-tanggung menyebut fasilitas latihan yang mengecewakan hingga keputusannya untuk pergi meninggalkan rekan-rekannya untuk sementara.

Hal tersebut tentu memicu amarah McCarthy. Sang pelatih pun mengkonfrontasikan artikel tentang Keane tersebut di hadapan skuat Rep. Irlandia beserta segenap kru yang bertugas. Ia mengkritik habis tindakan Keane tersebut, tapi sang kapten ternyata tak melunak sedikitpun. Menurut Keane, publik Rep. Irlandia pantas mengetahui kebenaran dan apa yang terjadi sebenarnya.

Sayangnya, Keane menyelipkan penghinaan besar terhadap McCarthy kala itu. Niall McQuinn bahkan menyebut pidato 10 menit Keane saat itu – yang ditujukan pada McCarthy – tak berperasaan, kejam, menjatuhkan orang yang terlibat secara emosional, dan akhirnya menyebabkan kontroversi besar di masyarakat Irlandia.

Kesabaran McCarthy tampaknya sudah habis. Ia sempat membujuk Keane untuk kembali ke skuat beberapa hari sebelumnya, namun pada 23 Mei 2002, ia menarik kembali keputusannya dan melakukan hal yang sebaliknya. Sang pelatih mengungkapkan pernyataan resmi bahwa Keane dipulangkan dari skuat Rep. Irlandia di Jepang dan tak bisa mengikuti Piala Dunia.

“Saya tak bisa dan tak akan menoleransi penghinaan seperti itu yang diarahkan kepada saya, jadi saya mengirimnya pulang,” ujar McCarthy pada BBC. “Saya telah mengambil keputusan yang tepat, bukan hanya untuk keuntungan saya, tetapi juga untuk kepentingan skuat.”

“Ini merupakan keputusan yang besar, tapi saya lebih senang pergi ke Piala Dunia dengan kekurangan satu orang, ketimbang bersama satu orang yang menunjukkan ketidakhormatan dan acuh tak acuh pada saya,” tandasnya.

Di sisi sebaliknya, Keane masih saja mengutarakan kekecewaannya terhadap skuat Rep. Irlandia, fasilitas latihan, dan tentunya sang pelatih. “Kesehatan saya lebih penting. Saya datang kemari untuk bermain bagus dan saya ingin orang-orang di sekitar saya juga begitu. Jika saya kami semua tak menginginkan hal yang sama, tak ada gunanya. Hal seperti ini telah berjalan cukup lama,” ujarnya.

“Saya melakukan pekerjaan sia-sia dengan meminta beberapa orang memperbaiki beberapa hal tentang perjalanan ini. Dimulai dari fasilitas latihan dan lain-lain. Perjalanan ke Jepang ini merupakan pucuk gunung es,” tandas sang kapten.

Keane akhirnya pulang ke Manchester, sementara Rep. Irlandia tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari Spanyol. Setelan insiden tersebut, Keane vakum dalam kegiatan internasional, namun kembali membela Rep. Irlandia setelah McCarthy mundur dari jabatan kepelatihan dan digantikan oleh Brian Kerr.

Posted on

Merseyside Tertarik Datangkan Nani

Merseyside Tertarik Datangkan Nani

Merseyside Tertarik Datangkan NaniMenjelang berakhirnya English Premier League musim 2014-2015 ini sejumlah klub telah mulai menyusun daftar perburuan untuk dilakukan pada bursa transfer musim panas mendatang ini, tidak terkecuali team Everton. Klub asal Merseyside itu telah dikabarkan akan menjadikan pemain sayang yang di buangan oleh Manchester United yaitu Luis Nani sebagai salah satu targetnya pada bursa transfer musim depan.

Setelah menjadi pilihan yang paling utama pada beberapa musim sebelumnya Luis Nani telah gagal mempertahankan performanya pada era kepelatihan pelatih asalah Belanda yaiu Louis Van Gaal. Pemain sayap Luis Nani dengan usia 28 tahun itu akhirnya dipinjamkan ke raksasa Portugal yaitu Sporting Lisbon.

Sporting Lisbon yang telah dikabarkan tidak berniat untuk memperpanjang masa peminjamannya dengan Luis Nani yang selesai pada akhir musim ini. Everton yang mengincar Luis Nani pun siap memanfaatkan situasi tersebut seperti yang telah dimuat Sportsmole pada Minggu (17/5/2015). Pelatih Everton yaitu Roberto Martinez telah meminta manajemen klub untuk mengajukan tawaran untuk meminjam Luis Nani dari Manchester United.

Menurut pelatih Everton Roberto Martinez itu, pemain internasional asal Portugal itu akan sangat cocok dengan skema bermainnya untuk musim depan. Jika dapat berkontribusi sesuai dengan yang diharapkan, pembelian secara permanen bukan hal yang mustahil dan dapat terwujud.

Luis Nani sebenarnya masih terikat oleh kontrak dengan The Reds Devil yang merupakan julukan Manchester United hingga Juni 2018 mendatang. Namun kedatangan Memphis Depay dinilai akan semakin menyulitkannya mendapatkan tempat utama di team Manchester United tersebut.

Posted on

Tevez dalam Incaran Liverpool

Tevez dalam Incaran Liverpool

Tevez dalam Incaran LiverpoolKetidakadaan penyerang yang cukup berkualitas musim ini membuat Liverpool telah berupaya mendatangkan penyerang yang tajam dan agresif dalam waktu yang cukup dekat ini. Selain mengincar Danny Ings dari Burnley, The Reds yang merupakan julukan Liverpool itu rupanya memiliki keinginan untuk mendatangkan penyerang Juventus yaitu Carlos Tevez.

Seperti yang telah diberitakan The Metro pada Sabtu (16/5/2015), Liverpool ingin memanfaatkan kondisi yang sedang dialami penyerang asal Argentina Carlos Teves di Juventus Stadium tersebut. Sebagaimana yang telah diketahui meski telah menjadi penyerang utama Bianconeri yang merupakan julukan bagi Juventus pada musim ini, posisi El Apache yang merupakan julukan Carlos Tevez tidak sepenuhnya aman pada musim depan.

Kabarnya Juventus sudah menjalin kesepakatan dengan pemain bintang yang muda yang bermain di Palermo yaitu Paulo Dybala yang menjadi fenomena di Liga Serie A Italia pada musim ini. Selain itu team asal Turin juga sedang bernegosiasi dengan Paris Saint Germain untuk mendatangkan Edinson Cavani yang merupakan penyerang inti Paris Saint Germain.

Melihat kondisi tersebut bahwa sah-sah saja jika Carlos Tevez mencari team yang baru selanjutnya dan Liverpool sudah bersiap menampung Carlos Tevez pemain yang sudah berusia 30 tahun tersebut. Apalagi mantan pemain Manchester United tersebut dirasa cocok mengisi bangian penyerang lini depan Liverpool yang membutuhkan penyerang tajam dan agresif seperti Carlos Tevez.

Seperti yang dapat dilihat dari penampilannya Carlos Tevez memberikan 29 gol dari 45 penampilan sepanjang musim ini. Jumlah tersebut sangatlah jauh dibandingkan hasil yang di dapat Daniel Sturridge sebagai penyerang paling tajam dan agresif di line depan Liverpool yang hanya memberikan lima gol saja. Sekarang tinggal ditunggu proses transfer dari penyerang yang cukup terkenal dengan kelincahannya tersebut.