Posted on

Chelsea Tak Lagi Ditakuti

Chelsea Tak Lagi Ditakuti

 

Chelsea Tak Lagi Ditakuti

 

Hasil minus yang diraih oleh Chelsea belakangan ini membuat sang pelatih Jose Mourinho mengkhawatirkan status Chelsea di mata lawan. Jose Mourinho menilai, saat ini sudah tak ada tim yang merasa takut pada Chelsea.

Menjelang pertandingan melawan Aston Villa di Stamford Bridge pada akhir pekan ini, Jose Mourinho cukup yakin tim asuhannya memiliki beban yang cukup berat. Hal ini tentunya bukan tanpa alasan, dari empat laga kandang di ajang Premier League sejauh ini, The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan, menelan dua kekalahan dan satu kali hasil imbang.

“Saya cukup yakin, semua tim yang datang ke Stamford Bridge sudah tidak lagi merasa takut kepada kami. Mereka berpikir mereka bisa mendapatkan yang mereka inginkan,” ujar Mourinho, seperti dimuat oleh Soccerway pada Sabtu (17/10/2015).

Pelatih berkebangsaan Portugal itu merasa sangat kecewa dan juga frustrasi dengan hasil buruk dari tim asuhannya sejauh ini. Ia mengaku tidak pernah menyangka timnya bisa berada pada peringkat yang sangat rendah di papan klasemen sementara Premier League.

“Yang bisa saya usahakan di setiap pertandingan adalah kemenangan mutlak. Namun, saat kami harus mengalami kekalahan, maka akan selalu ada kekecewaan maupun frustrasi,” sambung pelatih berjuluk The Special One itu.

“Apa yang orang tulis atau pikirkan tidak menjadi perhatian besar bagi diri saya. Kami harus memenangkan pertandingan untuk kami, untuk klub kami, untuk pendukung Chelsea,” tutupnya.

Posted on

Kurt Zouma Siap Bermain Di Posisi Manapun

Kurt Zouma Siap Bermain Di Posisi Manapun

Kurt Zouma Siap Bermain Di Posisi Manapun

Jadi bek tengah atau bek sayap, atau bahkan gelandang bertahan, Zouma menegaskan kesiapannya bermain untuk Chelsea.

Pemain Chelsea Kurt Zouma menegaskan totalitasnya untuk klubnya dan menyatakan kesiapan bermain di posisi mana pun pada musim depan.

Hal itu tak bisa dilepaskan dari peran yang dimainkan Zouma selama pramusim dan beberapa laga di musim lalu untuk Chelsea, baik sebagai bek tengah, bek sayap mau pun gelandang bertahan.

“Menjadi bek kiri merupakan posisi baru buat saya,” kata Zouma.

“Saya bermain di posisi bek sayap hanya sekali saat masih di Vaulx-En-Velin, tapi saya harus tetap membantu tim.”

“Pelatih menempatkan saya di posisi bek sayap dan itu bukan menjadi masalah. Saya hanya ingin bermain dan menikmati permainan. Yang terpenting adalah menang dan saya bisa membantu tim,” tandasnya.

Posted on

Liverpool Masih Kurang Berpengalaman Di musim 2013-2014

Liverpool Masih Kurang Berpengalaman Di musim 2013-2014

Liverpool Masih Kurang Berpengalaman Di musim 2013-2014

Bila saja pengalaman mampu tercukupi, Liverpool bukan tak barangkali lagi mampu jadi juara Liga Primer Inggris di masa tersebut.

Steven Gerrard mengingat kembali momentum di mana beliau hampir bersama Liverpool jadi Jawara Liga Primer Inggris 2013-2014.

Mantan kapten Liverpool itu menganalisis kegagalan timnya mendapatkan gelar juara di menit-menit terakhir kejuaraan yakni lantaran tak adanya pengalaman yang mumpuni dipunyai pemain juga pula tim untuk dapat beradu & menghadapi tekanan di minggu-minggu terakhir kejuaraan.

“Aku memikirkan laga melawan Chelsea & aku memikirkan pendekatan taktik kami, bisa jadi kurangnya pengalaman menjalani laga dilihat secara total,” kata Gerrard, Rabu (24/Juni).

Laga melawan Chelsea di sampaikan Gerrard jadi titik balik bagi timnya. Lebih-lebih di laga tersebut dia pun menciptakan kesalahan mungil yang menjadikan Liverpool kalah 2-0.

“Jadi atmosfernya amat sangat bagus dikala itu. Menjalani laga melawan Chelsea, aku pikir sebab kami dalam tren yang bagus & performa yang cukup baik, & tak ada kesalahan sama sekali dari Brendan, namun kami turun lapangan dengan kekurangan taktik.”

“Kami mendengar Chelsea bisa saja dapat jalankan perubahan & kami mempunyai keyakinan sanggup mengalahkan mereka, namun aku merasa kami meremehkan kebolehan Jose Mourinho. Ia datang & merusak kejuaraan. Beliau merusaknya. Beliau menjadikan mereka susah sekali ditaklukkan. Ia menguasai unitnya.”

“Dia merusak laga & beliau bahkan mengemukakan sesudahnya bahwa dirinya datang buat menggagalkan ide kami. Momen terpeleset itu datang di saat yang jelek, bagi aku itu teramat kejam,” tutupnya.

Posted on

Mouriho Janjikan Pemain Baru

Mouriho Janjikan Pemain Baru

Mouriho Janjikan Pemain BaruPelatih Chelsea yaitu Jose Mourinho telah menegaskan bahwa prioritas yang utamanya pada jendela transfer musim panas nanti adalah akan tetap mempertahankan pemain andalannya. Namun, The Special One yang merupakan julukan Jose Mourinho telah menjanjikan akan ada tiga pemain baru di Stamford Bridge yang merupakan markas besar Chelesa.

Setelah mengklaim trofi English Premier League pada musim 2014-2015 yang lalu, Jose Mourinho tampaknya tidak akan melakukan perubahan yang cukup besar dalam skuadnya. Dengan kata lain bahwa pada kampanye musim depan skuad The Blues yang merupakan julukan Chelsea tidak akan banyak berubah.

“Beberapa musim yang sebelumnya saya sangat senang sekali untuk menjual beberapa pemain meskipun mereka merupakan pemain yang sangat hebat tetapi pada musim ini saya hanya akan bersedih apabila menjual pemain terbaik saya miliki. Jadi tantangan yang sebenarnya adalah untuk menjaga mereka,” tegas Jose Mourinho seperti yang telah dilansir dari Mirror pada Rabu (10/6/2015).

Mantan pelatih Real Madrid Jose Mourinho pun telah dapat memastikan sejumlah nama akan tetap menjadi bagian Chelsea pada musim depan, mereka di antaranya yaitu Eden Hazard, Francesc Fabregas, Nemanja Matic, Branislav Ivanovic, dan Diego Costa. Sementara itu Diego Costa sendiri belakangan ini telah diisukan akan segera menuju pintu keluar Chelsea, lantaran sangat  sulit beradaptasi dengan kehidupan dan makanan yang ada di sana.

“Apabila saya dapat mempertahankan maka mereka adalah Eden Hazard, Nemanja Matic,Branislav Ivanovic, Diego Costa, dan Francesc Fabregas. Namun saya telah berpikir kami sangat membutuhkan tiga pemain di lini penyerang lagi dikarenakan kami telah kehilangan legenda kami yaitu Didier Drogba,” sambung Jose Mourinho.

“(Selain penyerang), saya juga ingin mendatangkan pemain bertahan dan gelandang untuk menghadirkan sedikit daya saing dalam team saya, membawa beberapa darah baru dan menempatkan team sedikit di bawah tekanan,” sambung Jose Mourinho.

“Mereka perlu tahu ada seseorang yang telah menunggu dan mengambil tempat mereka, saat ini mereka adalah juara, mereka perlu mempertahankan cara mereka bekerja dalam team. Tetapi pada dasarnya saya sangat ingin menjaga pemain dan skuad yang sama serta membawa stabilitas ke klub,” tuntas Jose Mourinho.

Posted on

Penilaian Fabregas untuk Chelsea

Penilaian Fabregas untuk Chelsea

Penilaian Fabregas untuk ChelseaDi musim ini Chelsea sudah berhasil mendapatkan salah satu trofi bergengsi Inggris yaitu trofi English Premier League. Gelandang terbaik Chelsea yaitu Cesc Fabregas memberi teamnya nilai tujuh atau delapan dari skala 10.

Chelsea yang di juluki The Blues telah memastikan titel juara English Premier League pada musim 2014-15 pada saat kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan yang belum di pertandingkan. Sebelumnya Cecs Fabregas dkk lebih dulu menjuarai Piala English Premier League setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor akhir 2-0 di final.

Meskipun begitu, performa Chelsea di dua kompetisi lainnya tidak bisa dibilang begitu memuaskan. Di Piala FA, ‘Si Biru’ secara mengejutkan disingkirkan oleh team divisi tiga yaitu Bradford City dengan skor skor akhir 2-4 di babak ke empat.

Nasib tragis lainnya diterima oleh Chelsea di Liga Champions setelah tersingkir di babak 16 Besar dengan agregat 3-3 tapi masih kalah dalam keunggulan gol tandang. Setelah bermain seri dengan skor 1-1 di markas besar PSG, team asuhan pelatih Jose Mourinho itu justru dapat di imbangi skor 2-2 di markas sendiri oleh team lawan yang bermain dengan hanya 10 orang saja.

“Jika aku harus memberi nilai maka aku akan memberikan angka tujuh atau delapan,” ungkap Cesc Fabregas kepada El Partido de las 12 yang dilansir ESPNFC.

“Sejauh ini musim yang hebat untuk kami dengan memenangkan dua trofi. Satu-satunya pukulan yang bisa kupikirkan adalah pertarungan saat melawan PSG,” lanjut mantan pemain Arsenal dan Barcelona tersebut.

“Kami bermain sangat solid, konsisten, dan kami bersaing dengan cukup baik. Meskipun memang benar bahwa pertandingan putaran kedua saat melawan PSG adalah hal negatif yang paling kuingat dari musim ini,” ungkap Cesc Fabregas.

Tidak hanya Chelsea yang secara umum pada musim ini berjalan mulus untuk Cesc Fabregas. Di musim perdananya di Stamford Bridge, Cecs Fabregas total memberikan 24 assist dan lima gol di seluruh kompetisi.

Sebanyak 18 assist diberikannya di hanya di English Premier League dan mendekatkan dirinya dengan rekor assist terbanyak di liga dalam semusim milik Thierry Henry yaitu 20 assist.

Posted on

Cecs Fabregas Si Raja Assist

Cecs Fabregas Si Raja Assist

Cecs Fabregas Si Raja AssistPemain asal Spanyol Cecs Fabregas menjadi salah satu kunci kesuksesan team asuhan Jose Mourinho Chelsea yang memenangkan gelar English Premier League pada musim ini. Dengan tampil dominan sebagai pemain tengah, Cech Fabregas dapat menjadi kandidat bagus pemberi assist terbanyak di English Premier League.

Chelsea yang sudah memastikan gelar English Premier League pada musim ini sejak pertandingannya yang ke-35. Chelsea yang di juluki The Blues menjadi juara English Premier Leage setelah mengalahkan Crystal Palace dengan skor kemenangannya yang cukup tipis 1-0.

Bagi Cech Fabregas gelar juara English Premier League yang di dapatkan musim ini berarti sangat spesial. Trofi itu sudah sangat lama dinantikan oleh Cech Fabregas dan juga tidak bisa diraih dalam tujuh musim berkarier bersama Arsenal.

Bukti pentingnya Cech Fabregas membuat Chelsea kali ini tampak dalam jumlah pertandingan yang dimainkannya. Cech Fabregas yang sudah 33 kali menjalani pertandingan di English Premier League selama 2.854 menit.

Tampil selama itu, Cech Fabregas memperoleh tiga gol serta 18 assist dan assist yang terakhirnya diperoleh saat Chelsea menjamu team tamunya Liverpool pada pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge pada Minggu (10/5/2015) malam WIB.

Tendangan sudut yang didapatkan oleh Chelsea pada menit ke-5 dapat dieksekusi sempurna oleh Cech Fabregas. Dia mengirimkan umpan yang terukur ke arah John Terry yang bisa menyundul bola untuk menjebol gawang Simon Mignolet. Pertandingan itu sendiri akhirnya berakhir imbang dengan skor  1-1 setelah Liverpool yang di juluki The Reds membalas lewat tendangan Steven Gerrard yang menjebol gawang Chelsea.

Bagi Cech Fabregas penampilannya bersama Chelsea pada musim ini menunjukan bahwa gelandang dengan usia 28 tahun itu bisa tampil stabil dalam delapan musim belakangan. Cech Fabregas selalu memberikan assist dan yang terbanyak adalah saat bersama Arsenal di musim 2007/2008 dengan catatan memperoleh 20 assist

Posted on

Mourinho Kecewa Kritikan Terhadap Chelsea

827660-14150440-640-360

Mourinho Kecewa Kritikan Terhadap Chelsea

827660-14150440-640-360Jose Mourinho kembali melancarkan serangan kepada pihak-pihak yang masih menuduh Chelsea bermain membosankan. Seperti diketahui, kritik terhadap Chelsea itu semakin gencar dikumandangkan setelah The Blues lagi-lagi tampil dengan pendekatan pragmatis saat menahan imbang Arsenal 0-0, Minggu (26/5) lalu.

Namun bagi sang manager asal Portugal ini, tuduhan tersebut menandakan bahwa sepakbola di Inggris saat ini sudah terlalu memuja penguasaan bola. Dengan penuh sarkasme, Mou membayangkan masa depan sepakbola menjadi permainan yang pemenangnya ditentukan oleh ball possesion dan bukan gol.

“Mungkin masa depan sepakbola adalah sebuah laga yang dimainkan di karpet rumput hijau nan indah namun tanpa gol di mana tim dengan penguasaan bola lebih banyak akan menjadi pemenang,” ujar Mourinho dalam jumpa pers jelang laga kontra Leicester City, Kamis (30/4) dini hari WIB.

“Semua orang berbicara mengenai tim yang bermain fantastis karena memiliki penguasaan bola yang baik. Ini sama saja mereka tidak menganggap gol sebagai sesuatu yang penting. Mereka menyimpulkan sebuah tim yang mencetak banyak gol seperti kami sebagai tim membosankan, namun tidak untuk tim yang memiliki penguasaan bola 70 persen.”

“Suatu saat nanti, ketika cucu saya bermain, sepakbola akan menjadi permainan tanpa gol dan orang-orang sudah cukup puas menikmati para pemain yang hanya saling mengumpan.”

“Bagi saya, sepakbola masih merupakan permainan yang menuntut Anda memasukkan bola ke gawang lawan dan sekaligus menjaga gawang Anda agar tidak kebobolan,” pungkasnya.